This is default featured post 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Tampilkan postingan dengan label multimedia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label multimedia. Tampilkan semua postingan

Minggu, 10 Maret 2013

Memahami alir proses produksi produk Multimedia



PROSES PRODUKSI PRODUK MULTIMEDIA  Terdiri dari 3 sub proses : Pre-Production, Production, Post Production.
Pre-Productio
Merupakan proses sebelum dilakukanya kegiatan produksi, pre-produksi merupakan tahap perencanaan . Pada intinya tujuan pra produksi adalah mempersiapkan segala sesuatunya agar proses produksi dapat berjalan sesuai konsep. Tahap ini meliputi mempelajari naskah, storyboard dan menganalisis teknik produksi yang akan diterapkan dalam produksi multimedia komersial.
Tahpan Pra Produksi Lebih Lengkapnya Sebagai Berikut:
1.      Brain storming
sebagai teknik untuk mendapatkan ide-ide kreatif sebanyak mungkin dalam kelompok. (Read more: http://www.perkuliahan.com/pengertian-dan-definisi-brainstorming/#ixzz2NCk8uAPs)
Tahapan brain storming:
  1. Membuat /menentukan detail konsep bersama-sama dengan Producer, Creative
  2. Melakukan analisis script/scenario /rundown berdasarkan konsep/ ide yang telah disepakati
  3.  Menentukan peralatan pendukung teknis meliputi : Kamera, Lighting, Audio dan perangkat teknis lainnya sesuai dengan konsep program

2.      Crew produksi
Lakukan pembagian tugas berdasarkan kemampuan.
 Berikut daftar Crew produksi dan tugasnya:
  1. Produse : Bertanggung jawab dalam  segala proses poduksi, mulai dari mencari ide cerita, Membuat proposal produksi , Menyusun rancanga,bertanggung jawab dalam dana, dll.
  2. Sutradara : orang yang bertugas mengarahkan prosese produksi  sesuai dengan scenario yang telah di buat. ( bertanggung jawab dalam proses produksi)
  3. Astrada : bertanggung jawab akan kehadiran aktor/aktris pada saat dan tempat yang tepat, dan juga untuk melaksanakan instruksi sutradara.
  4. Unit manager
  5. Wardrobe : bertugas dan bertanggung jawab dalam pengadaan peralatan produksi.
  6. Technical director
  7. Script writer : bertanggung jawab dalam penulisan kerangka sebuah film ( scenario).
  8. Cameramen : Bertanggung jawab untuk memperoleh dan merawat peralatan kamera, penanganan film, pengisian film, dan berhubungan dengan laboratorium pemrosesan. Dan bertanggungjawab dalam proses pengambilan gambar pada saat produksi
  9. Gaffer
    Bagian kelistrikan yang bertanggung jawab pada Director of Photography ( DOP ) dan bertanggung jawab pada penyedian listrik
  10. Editor : bertanggungjawab dalam proses peng-editan gambar sesuai dengan scenario (renacana) setelah dilakukanya pengambilan gambar.
  11. Lighting directory bertugas sebagai seseorang yang bertanggung jawab terhadap Keberhasilan penataan cahaya di studio baik secara artistik maupun yang mampu menyentuh perasaan yang sesuai dengan tuntutan naskahnya.
  12. Naskah shooting : urutan cerita yang disusun oleh seseorang agar suatu peristiwa terjadi sesuai dengan yang diinginkan.
  13. Format shooting
  14. Schedule produksi : merupakan jadwal proses produksi. Mulai dari jadwal pengambilan gambar, jadwal editing, jadwal pembuatan naskah dll.
  15. Prepare produksi

 Production
1.      Shooting
proses ini adalah proses pengambilan gambar film. Dalam proses ini di lakukan dalam lapangan. Proses pengambilan film atau yang biasa di sebut shooting harus sesuai dengan scenario yang telah di buat, untuk itu cameramen perlu memahami betul isi dari scenario. Peran sutradara sangat penting dalam proses ini, agar shooting tidak melenceng jah dari scenario.
2.      Evaluasi
Tahapan evaluasi dilakukan untuk mengevaluasi jalanya proses produksi yang telah dilakukan. Agar kekurangan dari proses produksi yang dihasilkan minim dan dapat menemukan cara yang lebih kreatif da efisien.


 Post Production.
1. Editing
Kegiatan editing dalam produksi video adalah proses merangkai dan menyusun potongan-potongan adegan film, menambahkan efek, transisi, serta musik ataupun narasi agar menjadi satu kesatuan sehingga sesuai dengan naskah. Potongan-potongan film tersebut diperoleh pada saat kegiatan pengambilan gambar berlangsung.
2. Presentasi
Setelah semua proses selesai hingga editing, dilakukan tahap presentasi hasil dari produksi suatu film, proses ini merupakan proses puncak dari pembuatan film.
Tahap presentasi film adalah tahapan mempublikasikan film agar dapat di apresiasikan oleh pennton.

Re editing
Proses peng-editan ulang film yang telah dibuat agar film yang di hasilkan benar benar sesuai dengan scenario yang telah di buat.
Finish

Reference :

Sabtu, 09 Maret 2013

Menerapkan keselamatan kerja dan lingkungan hidup (K3LH)




Keselamatan dan kesehatan kerja secara keilmuan adalah suatu ilmu pengetahuan dan penerapannya dalam usaha mencegah kemungkinan terjadinya kecelakaan dan penyakit akibat kerja.
UU tentang keselamatan kerja  :
·         pasal 86 UU No.13 tahun 2003, dinyatakan bahwa setiap pekerja atau buruh mempunyai hak untuk memperoleh perlindungan atas keselamatan dan kesehatan kerja, moral dan kesusilaan dan perlakuan yang sesuai dengan harkat dan martabat serta nilai-nilai agama.
·         UNDANG-UNDANG NO 1 TAHUN 1970 DASAR-DASAR K3 dan KELEMBAGAAN K3
Pengertia tempat kerja :
Tempat kerja merupakan tiap tempat dimana tenaga kerja bekerja/ sering di masuki tenaga kerja untuk keperluan suatu usaha dan dimana terdapat sumber bahaya terhadap pekerja.
Istilah yang terkait dalam tenaga kerja :
  1.  Pengurus: bertugas memimpin langsung suatu tempat kerja atau bagian tempat kerja yang berdiri sendiri. berkewajiban dan bertanggung jawab terhadap pelaksanaan semua ketentuan keselamatan dan kesehatan kerja di tempat kerjanya.
  2. Pengusaha: orang atau badan hukum yang memiliki atau mewakili pemilik suatu tempat kerja.
  3. Direktur: adalah Direktur Jendral Bina Hubungan Ketenagakerjaan dan Pengawas Norma Kerja
  4. Pegawai Pengawas. Seorang pegawai pengawas harus mempunya keahlian khusus yang dalam hal ini adalah menguasai pengetahuan dasar dan praktek dalam bidang keselamatan dan kesehatan kerja melalui suatu proses pendidikan tertentu.
  5. Ahli Keselamatan dan Kesehatan Kerja: personel yang berada di luar Departemen Tenaga Kerja, dan mempunyai keahlian khusus di bidang keselamatan dan kesehatan kerja yang ditunjuk oleh Menteri Tenaga Kerja.
Kesehatan kerja :
Upaya yang dilakukan untuk memperoleh kesehatan pekerja yang tinggi adalah dengan cara mencegah dan memberantas penyakit yang diderita oleh pekerja, mencegah kelelahan kerja dan menciptakan lingkungan kerja yang sehat.
Keselamatan kerja :
Upaya yang dilakukan untuk melindungi pekerja, menjaga keselamatan orang lain; melindungi peralatan, tempat kerja dan bahan produksi; menjaga kelesarian lingkungan hidup dan melancarkan proses produksi.
Syarat-syarat keselamatan kerja untuk :
  1. mencegah dan mengurangi kecelakaan;
  2. mencegah dan mengurangi bahaya peledakan
  3. memberi kesempatan atau jalan menyelamatkan diri pada waktu kejadian yang berbahaya;
  4. memberi pertolongan pada kecelakaan
  5. membei alat-alat pelindungan diri pada para pekerja;
  6. mencegah dan mengendalikan timbul atau menyebarluasnya suhu, kelembaban, debu, kotoran, asap, uap, gas, hembusan angin, cuaca, sinar atau radiasi, suara dan getaran;
  7. mencegah dan mengendalikan timbulnya penyakit akibat kerja baik physik maupun psychis, peracunan, infeksi dan penularan;
  8. memperoleh penerangan yang cukup dan sesuai;
  9. menyelenggarakan suhu dan lembab udara yang baik;
  10. memelihara kebersihan, kesehatan dan ketertiban;
  11. memperoleh keserasian antara tenaga kerja, alat kerja, lingkungan, cara dan proses kerjanya;
  12. mengamankan dan memperlancar pekerjaan bongkar-muat, perlakuan dan penyimpanan barang;
  13. mencegah terkena aliran listrik yang berbahaya
  Barangsiapa akan memasuki sesuatu tempat kerja, diwajibkan mentaati semua petunjuk keselamatankerja dan memakai alat-alat perlindungan diri yang diwajibkan.
Sasaran dari K3 :
  1. menjamin keselamatan operator dan orang lain
  2. menjamin penggunaan peralatan aman dioperasikan
  3. menjamin proses produksi aman dan lancar
Tujuan keselamatan dan kesehatan kerja :
  1. Mengantisipasi keberadaan faktor penyebab bahaya
  2.  Memahami jenis-jenis bahaya yang ada di tepat kerja
  3. Mengevaluasi tingkat bahaya di tempat kerja

Reference :

oleh : syahroni hidayat


JIKa teman - teman menginginKAN file pdf-nya bisa di download  di sini.. 

Mengenal Komponen-Komponen Komputer



Sebuah komputer merupakan gabungan dari 13 komponen yang saling terintegrasi, jika satu rusak computer tidak bias di jalankan
untuk merakit sebuah komputer diperlukan komponen – komponen
Sebagai berikut :
  1. Mainboard : komponen komputer tempat memasangkan komponen-komponen komputer lainnya seperti processor, video card, sound card, hard disk,dl
  2.     Processor/ cpu (central processing unit); sebuah komponen komputer yang Bertugas untuk mengeksekusi instruksi atau melakukan perhitungan-perhitungan. 
  3.     Ram (sd ram/dd ram): ram adalah singkatan dari random access memory, Berfungsi untuk menyimpan data sementara dari suatu program yang sedang kita jalankan dan data-data tersebut bisa diakses secara acak. 
  4. Disk drive/floppy disk optical disc drive ini bisa berupa cd-rom, dvd-rom, dvd-rw, blue-ray, atau lain sebagainya. Berfungsi sebagai media baca dan tulis.
  5. Hard disk : hard disk adalah komponen komputer tempat kita menyimpan data.
  6. Casing yang memiliki power supply tinggi 240 watt atau lebih: sebuah komponen komputer yang berfungsi sebagai tempat kita meletakkan motherboard, power supply, hard disk, dll 
  7. Cd room/dvd room read or write 
  8.  Speaker : komponen yang berfungsi sebagai   outputan suara yang di hasilkan oleh perangkat komputer 
  9.  Keyboard : komponen yang berfungsi sebagai  inputan data. Umumnya untuk mengetik dan melakukan perintah untuk menjalankan computer 
  10. Mouse : komponen yang berfungsi sebagai   inputan data. Umumnya untuk mengklik / memilih suatu link / icon dan melakukan perintah untuk menjalankan computer 
  11.   Monitor: komponen yang berfungsi sebagai  outputan data, alam hal ini berupa gambar yang tampil di layar
  12. Vga : berfungsi untuk menciptakan dan menampilkan tampilan-tampilan di layar.
  13. Kartu suara (Sound Card) adalah suatu perangkat keras komputer yang digunakan untuk mengeluarkan suara dan merekam suara. Soundcard di bagi 3 yaitu : Sound Card Onboard, Sound Card Offboard, Soundcard External

Komponen diatas merupakan komponen standard pada Sebuah pc.

JIKa teman - teman menginginKAN file pdf-nya bisa di download di sini.. 


Reference :

oleh : syahroni hidayat

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More
entri populer